
Etnobiologi merupakan salah satu bidang ilmu biologi yang dapat diartikan sebagai evaluasi ilmiah terhadap pengetahuan penduduk tentang biologi, termasuk didalamnya pengetahuan tentang tumbuhan (botani), hewan (zoologi) dan lingkungan alam (etnoekologi). Etnobiologi merupakan subdisiplin ilmu yang relatif baru. Namun etnobiologi telah berkembang dengan pesat. Kajian etnobiologi telah menjadi suatu lintas disiplin ilmu yang khas dan luas, baik secara teori maupun praktik. Etnobiologi saat ini tidak lagi sekedar mengkaji aspek-aspek biologi atau sosial masyarakat secara parsial, melainkan kajian yang bersifat holistik, yakni kajian aspek-aspek sosial penduduk yang terintegrasi dengan sistem ekologi. Dalam mengkaji pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam seperti tumbuhan, satwa dan ekosistem lokal yang dilakukan oleh masyarakat tempatan, umumnya menyangkut aspek-aspek sistem sosial dan ekosistem yang terintegrasi. Misalnya menyangkut factor-faktor pengetahuan lokal, pemahaman, kepercayaan, persepsi dan worldview, bahasa lokal, pemilikan/penguasaan sumberdaya lahan, system ekonomi dan teknologi, institusi sosial serta aspek-aspek ekologis seperti biodiversitas, pengelolaan adaptif, daya lenting dan penggunaan sumberdaya alam berkelanjutan. Salah satu masyarakat tempatan Indonesia adalah masyarakat Kerinci yang tinggal di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang integrasi etnobologi sebagai bentuk pengetahuan lokal masyarakat Kerinci terhadap sumberdaya alam hayati beserta eksositemnya dengan konservasi sebagai bentuk pengetahuan modern.Adapun metode penulisan dilakukan dengan cara kualitatif (etnografi). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kerinci telah memiliki pengetahuan yang baik terhadap sumberdaya alam hayati dan ekosistem yang ada di sekitar mereka, dan dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang mereka miliki telah terintegrasi dengan konservasi modern.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
