
doi: 10.32795/ds.v9i2.145
Acara adalah bagian dari tiga kerangka agama Hindu, yaitu dimensi ritualitas keagamaan. Perpaduan teks agama dengan tradisi lokal memberikan nuansa tradisionalitas dalam praktik ritual keagamaan Hindu. Sebaliknya, penetrasi modernitas juga membawa perubahan pola pikir dan tindakan keagamaan umat Hindu. Pendidikan sebagai proses transmisi dan transformasi nilai-nilai acara agama Hindu harus mampu mengadaptasi nilai tradisional dan modern. Dalam hal ini, pendekatan transformational thinking yang mencakup sistem perilaku, sistem berpikir, dan sistem kepercayaan dapat dijadikan solusi dalam merancang pendidikan acara agama Hindu. Melalui pendekatan sistemik ini, pendidikan acara agama Hindu diharapkan dapat mengembangkan moralitas, rasionalitas, dan religiusitas peserta didik secara utuh dan terpadu. Pendekatan ini dapat dilaksanakan melalui empat tahap pembelajaran konstruktivistik, yakni skemata, asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi.
Religions. Mythology. Rationalism, pendidikan,, BL1-50, acara,, modernitas, Religion (General), BL1-2790, tradisi,
Religions. Mythology. Rationalism, pendidikan,, BL1-50, acara,, modernitas, Religion (General), BL1-2790, tradisi,
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 2 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
