
Pertambahan populasi dunia dan masalah lingkungan merupakan isu yang terus berkembang dan memerlukan solusi. Pertambahan populasi dunia harus di ikuti dengan penyedian pangan seperti karbohidrat, protein dan lemak yang mencukupi. Isu lingkungan memerlukan proses penyediaan pangan yang hijau dan berkelanjutan. Dalam makalah ini membahas proses ekstraksi hijau menggunakan enzim sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan meminimasi dampak kesehatan dan lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan pelarut organik seperti yang digunakan di dalam ekstraksi konvensional. Bahasan meliputi review kemajuan terkini ekstraksi padat cair, keuntungan dan kelemahan ekstraksi konvensional dan ekstraksi enzimatis, dasar pemilihan enzim, dan peranan enzim dalam proses ekstraksi padat-cair. Data diperoleh dari hasil review jurnal yang membahas mengenai ekstraksi padat-cair baik ekstraksi konvensional dan ekstraksi modern saat ini yang fokus pada ekstraksi menggunakan enzim sebagai alternative untuk menggantikan pelarut organik.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
