
Historiografi Indonesia dianggap mengalami disorientasi penulisan. Alih-alih membangun perspektif Indonesiasentrisme, justru terjebak dalam historiografi kolonial. Hal ini akibat kurangnya keberagaman tema dan keterbatasan sumber. Salah satu upaya meragamkan tema dan memperkaya sumber bisa dengan mempelajari naskah-naskah atau literatur kuno. Mempelajari naskah kuno sebagai sumber tertulis dianggap sebagai salah satu cara yang efektif dalam pembelajaran sejarah. Karena dari tulisan terkadang dapat dipahami bagaimana cara berpikir orang-orang pada masa itu. Salah satu tempat yang menyimpan banyak naskah kuno adalah Kabuyutan Ciburuy. Penelitian tentang Kabuyutan Ciburuy banyak menjadikan aksara Sunda Kuno sebagai objek penelitian dengan fokus pada sistem dan gaya penulisan Namun mengesampingkan subtansi realitas masa lampau yang ada di dalam naskah kuno tersebut. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Beberapa naskah di Kabuyutan Ciburuy telah melalui tahap digitilasi dan alih bahasa. Di antaranya Sweka Dharma, Kawih Katanian, Kisah Putra Rama Rahwana, dan Amanat Galunggung. Naskah kuno tidak bisa lepas dari muatan mitos. Maka tentunya diperlukan pemahaman latar belakang kultural dari masyarakat lokal yang akan dikaji. Sehingga ditemukan fakta sejarah yang ada di dalam naskah. Pemanfaatan Naskah kuno Kabuyutan Ciburuy ini tentu perlu pendekatan dan ilmu bantu lainnya, agar mampu membedakan antara realitas atau mitos.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
