
Gunung Mutis merupakan salah satu sumber daya alam bagi sebagian besar dataran Timor, NTT. Bagi masyarakat Fatumnasi, Gunung Mutis adalah alasan untuk bertahan hidup. Dalam budayanya mereka memandang Gunung Mutis sebagai “Ibu” yang menyusui (menghidupi) sehingga wajib dijaga. Namun, pada kenyataannya perilaku masyarakat tidak menunjukan hal yang serupa dalam hal ini bagaimana hubungan manusia dan alam yang dikaitkan dengan iman kepercayaan kepada Tuhan, maka peneliti kemudian bermaksud untuk mengetahui bagaimana pemahaman masyarakat Fatumnasi terkait Gunung Mutis melalui kajian ekoteologi dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bersumber pada wawancara mendalam terhadap lima responden dan kemudian dianalisis berdasarkan teori Lynn White dan Fransiskus dari Assisi. Hasil penelitian ini mendapati bahwa pemahaman masyarakat Fatumnasi terhadap keberadaan Gunung Mutis mengandung unsur relasi-integral yang baik karena masyarakat meyakini bahwa Gunung Mutis bukan saja merupakan wujud nenek moyang mereka namun juga berkat dari Pencipta bagi kelangsungan hidup mereka, yang kemudian dijaga nilai kesakralannya dengan berbagai ritual dan penetapan larangan baik dari segi adat maupun pemerintah. Namun, pemahaman tersebut bertolak belakang dengan perilaku masyarakat dalam mengelola sumber daya alam tersebut. Pengambilan berlebihan, pemanfaatan secara liar dan bebas, kebersihan sekitar yang belum tertata menampilkan gambaran perilaku yang antroposentris dan instrumentalis. Pada akhirnya, peneliti menyimpulkan bahwa masih terdapat penyimpangan dalam pemanfaatan sumber daya alam dari Gunung Mutis karena kurangnya etika berekologi yang baik dari masyarakat terkait kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sumber alam yang kurang bertanggung jawab, sehingga dibutuhkan kolaborasi dari setiap pihak untuk sama-sama memelihara dan melestarikan kekayaan yang dimiliki tersebut.
Gunung Mutis, Masyarakat Fatumnasi, Ekoteologi
Gunung Mutis, Masyarakat Fatumnasi, Ekoteologi
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
