Powered by OpenAIRE graph
Found an issue? Give us feedback
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ ZENODOarrow_drop_down
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
ZENODO
Article . 2021
License: CC BY
Data sources: Datacite
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
ZENODO
Article . 2021
License: CC BY
Data sources: Datacite
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
ZENODO
Article . 2021
License: CC BY
Data sources: ZENODO
versions View all 2 versions
addClaim

Kiprah Perempuan di sektor Informal (Studi Kasus Perempuan Tukang Suun Di Pasar Blahbatuh, Gianyar)

Authors: Purawati Ni Ketut;

Kiprah Perempuan di sektor Informal (Studi Kasus Perempuan Tukang Suun Di Pasar Blahbatuh, Gianyar)

Abstract

Abstrak. Budaya patriarkhi adalah budaya yang menempatkan laki-laki pada kedudukan dan peran yang lebih penting dan dominan dari perempuanjuga dalam menentukan keputusan terutama menyangkut kebebasan perempuan terjun ke dunia public. Oleh karena itu keterlibatan perempuan di sektor publik, tidak dapat dilepaskan dari kehidupan dan kebiasaan keluarga dimana mereka menjadi bagiannya. Keluarga merupakan tempat terpenting bagi seseorang karena merupakan tempat pendidikan pertama, dan di dalam keluarga pula seseorang paling banyak bergaul serta mengenal kehidupan. Dengan demikian kedudukan yang terpenting bagi perempuan dalam keluarga adalah sebagai seorang istri dan ibu yang mengatur jalannya rumah tangga serta memelihara anak”. Sejalan dengan perkembangan zaman kiprah perempuan juga berkembang . Terlihat dari banyaknya perempuan turut terlibat dalam sektor publik. Namun keterlibatannya dalam sektor publik umumnya masih tergolong pekerja kelas dua atau rendahan. Hal ini disebabkan oleh pendidikan mereka yang belum memadai. Walaupun sebagai pekerja kelas dua, namun kiprah mereka sangat membantu dalam memajukan kehidupan keluarga terutama dalam mengatasi kesulitan ekonomi bagi keluarga kurang mampu. Berdasarkan hal tersebut adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui faktor penyebab perempuan terjun kedunia public sebagai tukang suun di Pasar Blahbatuh, Gianyar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penentuan informan dengan teknik purposisive, metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan metode pengolahan data dengan metode deskriptif melalui teknik interpretasi, argumentasi dan spekulasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan atau kiprah perempuan di sektor informal sebagai tukang suun adalah dengan alasan menambah penghasilan keluarga. Sebab perempuan yang bekerja sebagai tukang suun berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi menengah kebawah sehingga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga perempuan terpaksa bekerja atau bekerlja sebagai pilihan untuk dapat menambah penghasilan suami, disamping itu factor penyebab keterlibatan perempuan di sektor informal karena faktor status sosial dan faktor sumber daya pendidikan yang tidak memadai. Berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab perempuan berkiprah di sektor informal karena sektor ini tidak menuntut persyaratan atau keterampilan yang tinggi sehingga perempuan dapat masuk ke sektor informal keterlibatannya atau kiprhnya disebabkan oleh faktor membantu menambah pengasilankeluarga,merubah status sosial dalam keluarga serta rendahnya sumber daya pendidikan yang dimiliki.

{"references": ["Atmaja ,dkk Pemulung jalanan di kota singaraja abuleleng BaliFakultas Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP Singaraja. Budiman,Kris 1997. Perempuan Di Rumah Tangga ,Sangkan Paran Gender, Yogyakarta Pustaka Pelajar Griya, S Swarsi.2006 2006 Profil Pendidikan Wanita dari Masa ke Masa ,Jurnal Studi Jender 2006 Vol Vi NoI PSW UNUD Kebayantini ,2003 Wanita Pekerja Ukiran kayu di Desa Batan Nyuh Marga ,Jurnal Srikandi VolIII No 2 PSW UNUD. Mardalis ,2009 Metode Penelitian Jakarta, PT Raja Grfindo Persada Narbuko Cholid dan H. Abu Achmadi. 2013. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara Sadli,Saparinah.1997,Gender, hukum dan ekonomi,Surabaya Setiadi Elly M dan Usman Kolip. 2011. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group Sudarta Wayan,2002. Pola Pekerjaan Nafkah Wanita Rumah Tangga Petani Lapisan Bawah di Pedesaan. Jurnal studi Jender Srikandi Vol2 no 2 PSW UNUD"]}

Related Organizations
Keywords

kiprah ,perempuan ,sektor informal

  • BIP!
    Impact byBIP!
    selected citations
    These citations are derived from selected sources.
    This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically).
    0
    popularity
    This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network.
    Average
    influence
    This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically).
    Average
    impulse
    This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network.
    Average
    OpenAIRE UsageCounts
    Usage byUsageCounts
    visibility views 3
    download downloads 2
  • 3
    views
    2
    downloads
    Powered byOpenAIRE UsageCounts
Powered by OpenAIRE graph
Found an issue? Give us feedback
visibility
download
selected citations
These citations are derived from selected sources.
This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically).
BIP!Citations provided by BIP!
popularity
This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network.
BIP!Popularity provided by BIP!
influence
This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically).
BIP!Influence provided by BIP!
impulse
This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network.
BIP!Impulse provided by BIP!
views
OpenAIRE UsageCountsViews provided by UsageCounts
downloads
OpenAIRE UsageCountsDownloads provided by UsageCounts
0
Average
Average
Average
3
2
Green