Downloads provided by UsageCounts
Abstrak: Pelabuhan merupakan salah satu jenis prasarana transportasi laut yang selayaknya perlu dikembangkan agar wilayah perairan nusantara menjadi poros maritim dunia melalui program pembangunan tol laut, yaitu konektivitas laut secara efektif melalui kapal yang berlayar secara terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia menggunakan penekanan biaya logistik sehingga roda perekonomian dapat bergerak secara efisien dan merata. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan Pelabuhan Pengumpan Lokal Bambaea yang telah terbangun menggunakan sistem informasi geografis. Kelayakan lokasi pelabuhan pengumpan lokal dapat diperoleh dari analisis secara spasial data topografi dan batimetri yang menghasilkan peta garis kontur. Metode yang digunakan untuk melihat kelyakan pelabuhan pengumpan lokal adalah survey lapangan dan interpretasi citra. Hasil analisis menunjukan kedalaman kolam pelabuhan dari bibir pantai hingga ujung dermaga berkisar antar 0 – (-2,5) m dalam keadaan air pasang, sedangkan pada saat air surut muka air laut kering hingga ujung dermaga dengan ketinggian daratan adalah 1,28 mdpl. Sehingga di perlukan rekomendasi penambahan panjang dermaga ± 111 m. Kata Kunci :Kelayakan Pelabuhan, Bambaea, Pengumpan Lokal Abstrak: Pelabuhan merupakan salah satu jenis prasarana transportasi laut yang selayaknya perlu dikembangkan agar wilayah perairan nusantara menjadi poros maritim dunia melalui program pembangunan tol laut, yaitu konektivitas laut secara efektif melalui kapal yang berlayar secara terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia menggunakan penekanan biaya logistik sehingga roda perekonomian dapat bergerak secara efisien dan merata. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan Pelabuhan Pengumpan Lokal Bambaea yang telah terbangun menggunakan sistem informasi geografis. Kelayakan lokasi pelabuhan pengumpan lokal dapat diperoleh dari analisis secara spasial data topografi dan batimetri yang menghasilkan peta garis kontur. Metode yang digunakan untuk melihat kelyakan pelabuhan pengumpan lokal adalah survey lapangan dan interpretasi citra. Hasil analisis menunjukan kedalaman kolam pelabuhan dari bibir pantai hingga ujung dermaga berkisar antar 0 – (-2,5) m dalam keadaan air pasang, sedangkan pada saat air surut muka air laut kering hingga ujung dermaga dengan ketinggian daratan adalah 1,28 mdpl. Sehingga di perlukan rekomendasi penambahan panjang dermaga ± 111 m.
{"references": ["Arief, Muchlisin., Maryani Hastuti., Wikanti Asriningrum., dan Ety Parwati. 2013. Pengembangan Metode Pendugaan Kedalaman Perairan Dangkal Menggunakan Data Satelit SPOT-4 Studi Kasus\u202f: Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran (Methode Development For Shallow Water Depth Bathymetrich Estimation Using SPOT-4 Satellite Data , A Case Study\u202f: Rat). Jurnal Penginderaan Jauh, Vol. 10 No. 1, p. 3-4", "Malingreau, Jean Paul. 1977. Apropose Land Cover/ Land Use Classification and Its Use With Remote Sensing Data In Indonesia. The Indonesian Journal Of Geography, Vol. 1 No. 2, p. 3-7", "Munawar, Ahmad. 2007. Pengembangan Transportasi Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Beta Offset Yogyakarta", "Pradono, Joanes De. 2007. Peranan Survei Hidrografi Untuk Perencanaan Lokasi Pembangunan Pelabuhan. Jurnal Oseanografi, Vol. 5 No. 10, p. 5-7", "Purwaamijaya, Iskandar Muda. 2018. Pemetaan Topografi Pemetaan Titik-titik Detail. Pendidikan Profesi Guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 1 No. 3, p. 10-13", "Silvia, Rostianingsih., Ivan Handoyo., dan Kartika Gunadi. 2004. Pemodelan Peta Topografi Ke Objek Tiga Dimensi. Jurnal Informatika, Vol. 3 No. 1, p. 4-5", "Triatmodjo, Bambang. 2009. Perencanaan Pelabuhan. Yogyakarta: Beta Offset Yogyakarta."]}
Pengumpan Lokal, Bambaea, Kelayakan Pelabuhan
Pengumpan Lokal, Bambaea, Kelayakan Pelabuhan
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
| views | 22 | |
| downloads | 11 |

Views provided by UsageCounts
Downloads provided by UsageCounts