
Literasi digital merupakan kemampuan pasien Diabetes Melitus Tipe 2 untuk mengetahui, menemukan, menggunakan, mengevaluasi, dan membedakan kualitas informasi kesehatan di internet untuk membuat keputusan terkait kesehatan. Kepatuhan Manajemen Diet merupakan perilaku penderita Diabetes Melitus Tipe 2 untuk mematuhi anjuran diet (jadwal makan, konsumsi buah/sayur, serat, protein, omega-3, serta menghindari gula dan lemak). Kepatuhan pasien Diabetes Melitus Tipe 2 terhadap manajemen diet di Rumah Sakit Citra Husada Jember menjadi fokus utama penelitian ini, yang kemudian dikaitkan dengan tingkat literasi digital kesehatan yang mereka miliki. Penelitian ini mengadopsi desain studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 53 responden yang dipilih secara purposive dengan mengacu pada kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui instrumen eHEALS dan PDAQ, yang masing-masing digunakan untuk mengukur literasi digital kesehatan dan kepatuhan manajemen diet. Hubungan kedua variabel kemudian diuji secara statistik menggunakan korelasi Spearman Rho. Uji korelasi Spearman Rho menghasilkan p-value sebesar 0,005, yang berada di bawah ambang batas signifikansi (α = 0,05), serta koefisien korelasi r = 0,378. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan searah antara literasi digital kesehatan dan kepatuhan manajemen diet pada pasien DM tipe 2. Artinya, semakin baik literasi digital kesehatan pasien, semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka terhadap diet.
