Powered by OpenAIRE graph
Found an issue? Give us feedback
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ ZENODOarrow_drop_down
image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
ZENODO
Article
Data sources: ZENODO
addClaim

ANALISIS BUSINESS MODEL CANVAS DALAM KONTEKS TECHNOPRENEURSHIP: LANDASAN TEORI, RESEARCH GAP, DAN ARAH PENELITIAN MASA DEPAN

Authors: Pou, Najmunir Uli; Intan Dwi Wahyuni Koyo, Intan Dwi Wahyuni; Tofani, Muhammad Rizal; Siti Namira Ridwan, Siti Namira; Prameswara, Dzul Radhitya;

ANALISIS BUSINESS MODEL CANVAS DALAM KONTEKS TECHNOPRENEURSHIP: LANDASAN TEORI, RESEARCH GAP, DAN ARAH PENELITIAN MASA DEPAN

Abstract

Perkembangan technopreneurship yang pesat menuntut adanya kerangka kerja perancangan model bisnis yang adaptif terhadap dinamika teknologi. Business Model Canvas (BMC) telah menjadi alat strategis yang banyak diadopsi oleh para pelaku startup teknologi untuk memetakan, mengomunikasikan, dan menguji asumsi model bisnis. Artikel ini bertujuan menyajikan tinjauan literatur komprehensif mengenai landasan teori BMC dalam konteks technopreneurship, mengidentifikasi celah penelitian (research gap) yang muncul dari berbagai studi sebelumnya, dan merumuskan pertanyaan penelitian yang dapat menjadi panduan bagi investigasi empiris selanjutnya. Landasan teori menguraikan konsep technopreneurship, evolusi BMC, integrasi BMC dengan pendekatan lean startup, serta adaptasi BMC pada model bisnis platform dan teknologi disruptif. Analisis kritis terhadap literatur menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian masih bersifat deskriptif-kualitatif, berfokus pada sektor tertentu, dan kurang mengeksplorasi bagaimana BMC berevolusi seiring ketidakpastian teknologi, bagaimana elemen BMC mengakomodasi penciptaan nilai berbasis teknologi mendalam, serta bagaimana faktor kontekstual di negara berkembang mempengaruhi penerapannya. Celah-celah tersebut dirangkum dalam tiga klaster utama: dinamika model bisnis teknologi, kelengkapan proposisi nilai digital, dan kontekstualisasi pada ekosistem technopreneurship lokal. Berdasarkan identifikasi gap tersebut, dirumuskan tiga pertanyaan penelitian yang mengarah pada pengembangan kerangka BMC yang lebih responsif terhadap karakteristik technopreneurship. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis berupa pemetaan riset BMC-technopreneurship sekaligus menjadi pijakan bagi penelitian masa depan yang bertujuan merancang instrumen perancangan model bisnis berbasis teknologi yang lebih holistik.

Powered by OpenAIRE graph
Found an issue? Give us feedback