Downloads provided by UsageCounts
Abstract Tidak dapat dipungkiri bahwa pembelajaran hadis di Nusantara mengalami ketertinggalan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pembelajaran materi keagamaan lainnya, seperti tafsir, fikih dan tasawuf. Hal ini bermula sejak masuknya Islam ke Nusantara. Wajar kalau kemudian minimnya keberadaan tokoh dan kitab hadis, juga pembelajaran hadis di Indonesia, menjadi pertanyaanyang sering dilontarkan banyak orang, termasuk minimnya minat mahasiswa terhadap jurusan Tafsir Hadis. Berbagai ungkapan yang dilontarkan para peneliti terkait dengan kajian hadis masih tercecer, termarjinalkan dan masih tahap permulaan tentunya bukan tanpa alasan dan latar belakang, karena materi yang diajarkan di Nusantara pada masa awalnya masih sangat mengesampingkan hadis, demikian pula dengan keberadaan tokoh dan kitab hadis.
tokoh, hadis, kitab
tokoh, hadis, kitab
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
| views | 2 | |
| downloads | 1 |

Views provided by UsageCounts
Downloads provided by UsageCounts