
Penyakit epilepsi masih menjadi hal yang jarang diketahui oleh masyarakat, karena umumnya pada kepercayaan yang terbentuk, epilepsi sering dikaitkan dengan roh jahat. Nyatanya penyakit ini memang merupakan gangguan pada saraf di otak yang membuat penderitanya kejang-kejang. Penyakit ini juga lebih sering menyerang anak-anak. Keterkaitan epilepsi dan depresi sangatlah dekat. Rasa kurang percaya diri, stress atau bahkan rasa sakit kejang-kejang yang tak kunjung henti bisa membuat penderitanya depresi. Target audiens merupakan teman-teman penderita epilepsi berusia 5-12 tahun. Dengan adanya media kreatif ini diharapkan bisa membantu rasa percaya diri, edukasi untuk berfikir positif serta penyaluran bakat atau kreatifitas bagi teman-teman epilepsi.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
