
Penelitian ini menganalisis fenomena kekerasan terhadap anak melalui perspektif psikologi sosial dan budaya. Metode penelitian kualitatif dengan studi literatur digunakan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang melanggengkan lingkaran kekerasan terhadap anak di indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak tidak hanya disebabkan oleh faktor individual, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika psikososial seperti peniruan perilaku kekerasan dari lingkungan, hierarki sosial yang menempatkan anak sebagai kelompok rentan, serta gangguan keterikatan emosional. Dari aspek budaya, kekerasan sering dinormalisasi sebagai metode disiplin, didukung oleh tradisi yang mengabaikan hak anak, serta stigma yang menghambat pelaporan. Interaksi antara norma budaya dan mekanisme psikososial menciptakan siklus kekerasan yang diwariskan antargenerasi. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik melalui edukasi pengasuhan non-kekerasan, reformasi kebijakan perlindungan anak, dan transformasi nilai budaya untuk memutus lingkaran kekerasan.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
