
doi: 10.70524/c8gm0s97
Salah satu kendala yang sering terjadi dalam pelaksanaan proyek konstruksi adalah adanya keterlambatan. Dalam pelaksanaannya proyek konstruksi Rumah Sakit Pratama Banti di Kabupaten Mimika mengalami deviasi sebesar 11,97% pada minggu ke-7, dengan estimasi penyelesaian proyek mengalami keterlambatan. Penelitian ini menggunakan metode Crash Program yang bertujuan untuk mengejar waktu pekerjaan proyek konstruksi sehingga dapat mempertahankan durasi awal proyek sesuai perencanaan. Penerapan crash program dilakukan pada tiga alternatif yakni, alternatif penambahan jam kerja (lembur), alternatif penambahan tenaga kerja, dan alternatif kombinasi dengan menambahkan dua alternatif sekaligus. Penelitian yang dilakukan pada pekerjaan struktur bangunan A proyek konstruksi Rumah Sakit Pratama Banti menghasilkan biaya optimum berasal dari alternatif penambahan tenaga kerja yang memiliki kenaikan harga 0% dan waktu yang terbaik menggunakan metode crash program yang berhasil mencapai 23,8% crash duration untuk mempertahankan durasi awal penyelesaian proyek dari alternatif penambahan tenaga kerja pada proyek konstruksi Rumah Sakit Pratama Banti Distrik Tembaga Pura Kabupaten Mimika
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
