
Penelitian ini dilakukan untuk menilai kinerja keuangan BAZNAS Kabupaten Tegal selama tahun 2021–2022 dengan memanfaatkan berbagai rasio keuangan, seperti rasio efektivitas penyaluran, efisiensi operasional, tingkat pertumbuhan penghimpunan dana, serta kemandirian organisasi. Data yang dianalisis berasal dari laporan keuangan, termasuk komponen PE, OE, FE, TE, TC, PR, dan WCp. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan penghimpunan dari Rp 387.567.094 pada tahun 2021 menjadi Rp 625.021.900 pada tahun 2022, diikuti kenaikan ekuitas dan aktivitas penyaluran dana. Rasio efektivitas menggambarkan bahwa BAZNAS Tegal sudah mampu menyalurkan dana dengan cukup baik, namun rasio efisiensi mengindikasikan bahwa biaya operasional masih tergolong besar sehingga perlu perbaikan. Pertumbuhan dana yang positif serta posisi modal kerja yang stabil menunjukkan kondisi keuangan yang sehat. Secara umum, kinerja keuangan lembaga ini dapat dikategorikan baik, meskipun langkah peningkatan efisiensi operasional tetap dibutuhkan agar proporsi dana untuk mustahik semakin optimal dan akuntabilitas organisasi semakin kuat.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
