
kelompok salafi adalah pembaharuan dari kelompok yang dulunya bernama wahabi yang memiliki legalitas dan kontinuitas dalam pergerakan dan penyebarannya dikarenakan adanya dukungan dari suatu kekuasaan. Ini juga mengakibatkan adanya wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyriakan), tabdi’ (pembid’ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) yang selalu menjadi slogan utama dalam doktrin kelompok ini tanpa ada rasa risih atau toleransi kepada kelompok yang lain dalam agama Islam. Sehingga umat Islam sering terjerumus dalam bingkai doktrin metafora spasial yang berposisi biner seperti mukmin-kafir, tauhid-syirik dan sebagainya, semua ini menjauhkan umat Islam dari rasa kemanusiaan sesama manusia baik dalam satu ideologi agama maupun ideolgi agama yang berbeda. Disisi lain, doktrin seperti ini akan menghilangkan tema sentral tujuan manusia beragama yaitu hidup berdampingan dengan penuh kedamaian, saling pengertian, menjunjung tinggi rasa kebebasan selama tidak keluar dari sifat-sifat kemanusiaan, sebagaimana pesan utama Rasulullah SAW diutus ke muka bumi ini yaitu rahmatan lil ‘alamin (untuk menjadi rahmat bagi semesta alam).
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
