
doi: 10.62042/jtp.v3i2.24
Tuhan yang merencanakan perkawinan. Hal itu jelas sekalikarena Allah menjadikan Adam dan Hawa serta menempatkan merekabersama di taman Eden. Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya, dan berdampingan denganistrinya, lalu keduanya menjadi satu daging. Dan apa yang telahdipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia (Matius 19;5-6).Keluarga Kristen diawali dengan perkawinan Kristen.Perkawinan adalah satu komitmen tidak bersyarat 37 yang melibatkandua pribadi, yaitu laki-laki dan perempuan. Komitmen mencakuptindakan, itu sebabnya harus terus berjuang untuk memeliharakomitmen perkawinan sebagai sesuatu yang utama dalam hidup danmelawan tekanan untuk membagi komitmen tersebut dengan segi-segilain dalam hidup bersama. Tingkat komitmen adalah faktor pentingyang menentukan berhasil tidaknya hubungan dalam perkawinan itu.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
