
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan dan efisiensi usahatani kopi arabika di Kecamatan Sumberwringin antara petani peserta klaster dan non klaster. Kecamatan Sumberwringin merupakan sentra kopi arabika dan banyak petani yang membentuk kelompok yang disebut petani peserta klaster, namun masih ada yang mengelola sendiri tanpa ikut kelompok. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dengan responden petani kopi arabika baik klaster maupun non klaster. Metode analisis pertama yang digunakan adalah uji t dua sampel independen untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara klaster dan non klaster petani kopi. Kedua, analisis menggunakan R/C ratio untuk membandingkan usahatani kopi arabika yang lebih menguntungkan antara petani kopi peserta klaster dan non klaster. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan pendapatan antara petani kopi arabika peserta klaster dan petani kopi arabika non klaster, dan Usahatani kopi arabika lebih menguntungkan peserta klaster dibandingkan usahatani kopi arabika non klaster.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
