
Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah di sektor pertanian. Agrowisata muncul sebagai solusi untuk memaksimalkan potensi ini dengan menggabungkan pertanian dan pariwisata, menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan melalui kegiatan langsung di lahan pertanian. Partisipasi aktif masyarakat lokal merupakan kunci dalam pengembangan agrowisata yang berkelanjutan, di mana mereka tidak hanya terlibat sebagai tenaga kerja tetapi juga sebagai mitra yang diberdayakan dalam pengelolaan dan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pariwisata berbasis komunitas, kewirausahaan regional, dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan agrowisata di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan agrowisata tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dengan menciptakan lapangan kerja dan mendorong perkembangan usaha terkait. Agrowisata juga memberikan manfaat sosial, seperti meningkatkan semangat gotong royong, kesadaran lingkungan, dan keterampilan pertanian di kalangan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan pengetahuan perlu diatasi melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Agrowisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan regional berpotensi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
