
Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) telah menjadi isu signifikan dalam masyarakat perkotaan Indonesia, terutama dengan meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan media sosial. FoMO didefinisikan sebagai ketakutan atau kecemasan terhadap kehilangan momen, informasi, atau pengalaman penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, dampak, dan strategi mitigasi FoMO di masyarakat perkotaan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan analisis data dari berbagai jurnal, artikel, dan publikasi akademik selama periode 2018-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang intensif, tekanan sosial dalam lingkungan perkotaan, dan rendahnya kontrol diri merupakan faktor utama yang memicu FoMO. Dampak dari FoMO meliputi peningkatan stres, penurunan produktivitas, gangguan hubungan sosial, dan perilaku konsumtif. Namun, strategi seperti meningkatkan literasi digital, mengatur waktu penggunaan media sosial, dan mempraktikkan mindfulness terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif FoMO.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
