
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui strategi keberlanjutan usaha se’i babi pasca ASF (African Swine Fever). Metode penelitian ini adalah studi mendalam (indepth study) di usaha se’i babi Baun. Data primer diperoleh menggunakan teknik observasi dan wawancara sedangkan data sekunder menggunakan teknik dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Berdasarkan hasil analisis matriks IFE dan EFE posisi kuadran SWOT usaha se’i babi Baun berada pada kuadran 1. Rumusan strategi yang harus diterapkan oleh produsen adalah 1) meningkatkan kuantitas dan mempertahankan kualitas produk se'i, 2) meningkatkan prasarana dan sarana yang mendukung kegiatan usaha, 3) melakukan diversifikasi dan diferensiasi produk, 4) mempertahankan konsumen potensial, 5) menerapkan manajemen usaha yang professional, 6) meningkatkan SDM karyawan melalui pendidikan dan pelatihan, 7) mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang program pengembangan usaha peningkatan kemampuan manajerial usaha kecil dari pemerintah.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
