
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penggunaan jamu untuk mengatasi diare dapat dijadikan sebagai terapi alternatif bagi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang formulasi serta evaluasi sediaan jamu segar dan jamu instan yang efektif dalam mengatasi diare. Jamu segar dan jamu instan ‘Diapetto’ diformulasikan dengan menggunakan bahan alam seperti rimpang kunyit, daun salam dan daun jambu biji. Evaluasi sediaan jamu segar dan jamu instan ‘Diapetto’ dilakukan dengan melakukan uji organoleptis, uji hedonik serta uji kemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula jamu segar sebagai antidiare yang paling baik yaitu rimpang kunyit 150 gram, daun salam 113 gram, daun jambu biji 26 gram, gula pasir 25 gram, garam 1 gram dan asam jawa 5 gram, serta air matang 500 mL. Sementara formula jamu instan yang telah dioptimasi yaitu rimpang kunyit 150 gram, daun salam 113 gram, daun jambu biji 26 gram, gula pasir 25 gram, garam 1 gram dan asam jawa 5 gram, serta air matang 250 mL. Evaluasi organoleptis menunjukkan penerimaan yang baik dari segi rasa, aroma, dan penampilan visual. Evaluasi hedonik mengungkapkan tingkat kepuasan yang tinggi dari konsumen terhadap kedua formulasi. Evaluasi kemasan menunjukkan bahwa kemasan Diapetto telah memenuhi persyaratan kemasan
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
