
Terdapat tiga konsep desain oprit jembatan yang berbeda pada saat mendesain jembatan layang Deltamas di Kota Bekasi, yaitu slab on spun pile, slab on bored pile, dan slab on bored pile. Dengan adanya variasi pilihan desain tersebut, analisis detail pergerakan struktur harus dilakukan sebelum rencana struktur oprit jembatan layang Deltamas dapat dibuat. Arah lateral dianalisa dengan menggunakan metode p-y curve, sedangkan desain slab on spun pile dan bored pile dianalisa dengan menggunakan metode elemen hingga. Daya dukung aksial dianalisis dengan menggunakan metode Mayerhoff. Pada kedalaman 24 meter dan 8 baris tiang berdiameter 0,6 meter, slab on spun pile memiliki daya dukung yang cukup dan defleksi maksimum tiang pada permukaan adalah 9,09 mm. (< 25mm), namun diperlukan perkuatan. Sementara itu, slab on bored pile memiliki daya dukung yang cukup pada kedalaman 28 m dengan 5 baris tiang berdiameter 0,8 m, dan nilai defleksi maksimum tiang pada permukaan adalah 9,44 mm (< 25 mm). Penulis menyarankan alternatif desain Slab on Bored Pile untuk berbagai faktor, termasuk stabilitas struktur.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
