
doi: 10.58355/psy.v1i1.1
Artikel ini membahas tentang komunikasi antara konselor dan klien. Konselor harus menguasai keterampilan dalam merespon klien melalui tekhnik – tekhnik yang ada dalam konseling. Respon yang menyentuh, merangsang, dan mendorong. Keterbukaan konseli dalam menyatakan pikiran, perasaan dan pengalamannya, akan membantu jalannya koselor dengan lancar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Kesimpulan yang didapat bahwa dalam konseling, seorang konselor harus memahami betul tentang situasi dan kondisi yang sedang dialami oleh para calon konselingnya, hal ini akan membantu proses pelayanan konseling dengan baik dan mampu untuk dapat membantu dalam pemecahan masalah yang sedang di alami oleh konseli. Dengan demikian para ahli pun menyaran kepada para konselor agar dapat menggunakan beberapa tekhnik dalam pelayanan konseling, di anataranya ialah menggunakan tekhnik Dorongan Mininal maupun Teknik Interpretasi.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
