
Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana dan bagaimana problematika yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 dan manifestasinya pada kurikulum merdeka di SDN 1 Ugang Sayu. Berdasarkan permasalahan di lapangan, peneliti menemukan kekurang-pahaman sinkronisasi antara konsep perencanaan pada kurikulum 2013 dan dalam pelaksanaan pembelajaran berdasar pada keahlian guru dalam profesionalitasnya kepada peserta didik. Selanjutnya peneliti menemukan tingkat keaktifan siswa belum merata antara yang satu dengan yang lain ketika bertemu dengan mata pelajaran di SD Negeri 1 Ugang Sayu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada subjek wawancara. Penelitian ini para pendidik telah dan terus berusaha mengimplementasikan kurikulum 2013 di SDN 1 Ugang Sayu. Sehingga, antara para pendidik dan peserta didik sama-sama saling menyesuaikan cara belajar dan mengajar tanpa perlu saling mensegregasi. Kemudian, peneliti menemukan harapan dalam kurikulum K13 yaitu memiliki kesamaan dalam hal pemberian aktivitas mandiri secara leluasa kepada peserta didik. Namun, bedanya terletak pada porsi masing-masing dalam perbedaan kurikulum K13 dan kurikulum merdeka.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 4 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Top 10% | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
