
doi: 10.55981/brin.528
Silase merupakan teknologi pengolahan pakan yang telah banyak di teliti di Indonesia dan dimanfaatkan oleh usaha-usaha peternakan yang berbasis industri namun teknologi ini belum banyak dimanfaatkan oleh peternak dengan skala rumah tangga khususnya peternakan kambing di wilayah Sulawesi Selatan. Pemanfaatan teknologi silase pakan lengkap dengan bahan dasar jerami padi dengan tanaman murbei sebagai pakan kambing sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Ketersediaan jerami padi yang merupakan limbah pertanian akan melimpah pada musim panen dan umumnya masyarakat belum memanfaatkan limbah tersebut sebagai pakan ternak secara optimal, selain itu jerami padi juga memiliki kekurangan jika diberikan langsung ke ternak sebagai pakan karena kandungan nutrisi yang kurang dengan tingkat kecernaan yang rendah. Sedangkan tanaman murbei melalui beberapa penelitian menyebutkan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi di antaranya protein kasar 22-23%, NDF 10-40%, ADF 35%, selulosa 21,8% dan hemiselulosa 10-40% dan kandungan mineral 12-18%. Kandungan nutrisi yang tinggi tanaman murbei berpotensi menggantikan konsentrat dalam pakan. Silase pakan lengkap dengan bahan dasar jerami padi dan biomassa tanaman murbei menunjukkan hasil yang baik ditinjau dari kualitas fisik dan kandungan nutrisi silase yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kambing. Selai itu melai uji coba in vivo atau uji coba langsung pada ternak kambing menunjukkan respons yang baik pada konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan nutrisi pakan. Pemanfaatan sumber daya hayati berupa limbah pertanian dan tanaman lokal diharapkan mampu mendukung kemandirian pakan pada peternakan rakyat dan peternakan kambing berbasis integrasi padi kambing dengan sistem zero waste dapat di wujudkan. Kemandirian pakan bagi peternakan rakyat dapat memberi dampak positif terhadap kelestarian lingkungan, dan mendukung peningkatan kesejahteraan peternak.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
