
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang angka kejadian yang cukup tinggi. Data yang ditemukan penderita DM tipe 2 di Indonesia mencapai 1.5 % atau sekitar 4,1 juta jiwa dari jumlah penduduk, lalu salah satu komplikasi yang muncul dari penderita diabetes melitus ialah penurunan sensitivitas pada kaki, fenomena ini jika dibiarkan akan menjadi ulkus diabetikum. Tujuan: Mengetahui sensitivitas kaki sebelum dan sesudah penerapan senam kaki diabetes. Mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah penerapan senam kaki diabetes melitus terhadap sensitivitas kaki pada penderita diabetes melitus. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penerapan ini dilakukan selama 7 hari dengan 3 kali pertemuan. Responden yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penderita diabetes melitus yang mengalami penurunan sensitivitas pada kaki yang ditandai dengan seringnya merasa kesemutan dan menurunnya rangsangan Hasil: Setelah diterapkan senam kaki diabetes menunjukan adanya peningkatkan sensitivitas kaki pada penderita Diabetes melitus. Kesimpulan: Penerapan senam kaki diabetes ini dapat meningkatkan sensitivitas kaki pada penderita diabetes melitus.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
