
doi: 10.55448/ems.v2i2.23
Peningkatan karbon dioksida (CO2) yang ada di atmosfer telah menggangu keadaan laut dengan meningkatkan keasamannya sebesar 30 %. Secara global, pH lautan telah turun dari 8,2 ke 8,1, dan bisa turun 0,4 unit lagi pada akhir abad ini. Apabila produksi CO2 yang berlebih terus terjadi, tidak menutup kemungkinan keadaan laut akan semakin memburuk. Tumbuhan di lautan, seperti lamun dan bakau hingga alga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pH lautan. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komponen tersebut, kami bertujuan untuk mensintesis pengetahuan yang tersedia dalam tinjauan global mengenai peranan lamun, bakau, dan alga. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji beberapa artikel terkait. Kami menemukan bahwa lamun mangrove dan alga dapat meningkatkan kemampuan laut untuk mengembalikan keadaan pH kembali normal. Sehingga lamun, mangrove, dan alga dapat mengurangi tingkat keasaman laut.
Environmental sciences, Ecology, GE1-350, QH540-549.5
Environmental sciences, Ecology, GE1-350, QH540-549.5
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
