
Electromagnetic Wireless Charging System merupakan sistem transfer pengisian daya secara nirkabel, yang bertujuan untuk menurunkan resiko sengatan listrik atau konsleting, menyediakan kemudahan pengguna alat elektronik dalam transmisi pengisian daya dan penghematan bahan pembuatan kabel. Wireless charging didasari oleh konsep dasar medan dekat gelombang Elektromagnetic dan kuatnya coupling dari resonansi magnetic, menggunakan sifat induksi Elektromagnetic yang ditimbulkan oleh kumparan pengirim dan penerima, sehingga dapat menghantarkan tegangan dan arus listrik. Elektromagnetic Wireless Charging System ini dapat dibagi menjadi beberapa step atau blok. Blok rangkaian osilator digunakan sebagai pembangkit gelombang yang menghasilkan gaya gerak listrik dengan output berupa gelombang AC, Pada blok selanjutnya Coil pemancar dan coil penerima mempunyai peranan sebagai media pengirim dan penerima gelombang AC. Untuk mencapai target output arus DC berupa tegangan 5 V, digunakan blok diode bridge sebagai penyearah gelombang AC menjadi DC. Pada blok akhir didapatkan tegangan DC 5V yang dapat dialirkan kepada beban yang pada penilitian ini berupa telepon genggam atau handphone.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
