
Gel pelembap kulit dapat memberikan efek lembap pada kulit. Salah satu bahan alami yang dapat dibuat sediaan gel ialah kulit putih semangka (Citrullus lanatus [Thunb.] Matsum. Nakai) karena banyak mengandung vitamin dan citrulline. Penelitian ini bertujuan membuat sediaan gel dari ekstrak kulit putih semangka sebagai pelembap kulit. Penelitian ini menggunakan metode Pretest-Posttest Control Group Design. Tahap-tahap penelitian yaitu pengumpulan sampel, ekstraksi, formulasi sediaan gel pelembap variasi konsentrasi (0%, 1%, 2%, dan 3%), evaluasi sediaan yang meliputi organoleptik, homogenitas, daya sebar, pH, viskositas, uji iritasi dan uji kelembapan kulit. Ekstrak kental kulit putih semangka berwarna cokelat dan tidak berbau. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi parameter sediaan yang baik dan tidak mengiritasi kulit. Hasil uji efektivitas kelembapan menggunakan alat skin moisture analyzer SD-320 selama 5 hari pada kulit lengan bagian dalam panelis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelembapan kulit sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Persentase kenaikan kelembapan untuk F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut adalah 8,93%, 11,52%, 10,77% dan 17,47%. Sediaan gel dari ekstrak kulit putih semangka (Citrullus lanatus [Thunb.] Matsum. Nakai) berpotensi sebagai pelembap kulit dan memenuhi standar parameter gel yang baik.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 2 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
