
doi: 10.52593/klm.02.2.06
Al-Qur’an adalah wahyu Allah Swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai mu’jizat terbesar. Salah satu kei’jazan al-Qur’an dari segi bahasa dapat dilihat dari adanya kalimat pertanyaan dalam al-Qur'an. Dalam ilmu ma’ani disebut istifham. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Ayat-ayat yang mengandung istifham dalam Surat Al-Anbiya, adawat al-istifham yang digunakan, dan makna istifham yang terdapat di dalamnya. Teks-teks ayat al-Qur’an dalam surat al-Anbiya yang mengandung istifham merupakan sumber data penelitian ini. Sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analisis), yakni dengan mendeskrifsikan fakta yang berupa ayat-ayat yang mengandung istifham pada surat al-Anbiaya, kemudian dianalisis makna yang dimaksudkannya dengan pendekatan balaghah. Setelah dilakukan analisis data, pada surta Al-Anbiya terdapat 23 ayat yang mengandung istifham. Istifham dengan Hamjah 15 lafad dengan makna yang berbeda-beda dan Istifham dengan Hal terdapat 3 lafad.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
