
Tanah ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki kemampuan untuk mengembang dan menyusut tergantung pada kadar air yang dikandungnya. Di Kecamatan Cisauk, Kota Tangerang, banyak sekali kerusakan pada struktur bangunan dan/ atau jalan akibat tanah ekspansif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tanah ekspansif termasuk karakteristik fisiknya dalam menentukan nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (f) dengan menggunakan uji triaksial UU (unconsolidated undrained). Hasil pengujian menunjukkan nilai kohesi sebesar 0,33 kg/cm² atau 32,94 kN/m² dan sudut geser dalam sebesar 20,51°. Kedua data ini digunakan untuk menganalisis stabilitas lereng dengan menggunakan perangkat lunak software PLAXIS, yang dilakukan dua kali untuk kondisi musim hujan dan kemarau. Setiap kondisi diuji pada tiga variasi kemiringan lereng, yaitu 20°, 40°, dan 60°. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan (FK) lebih tinggi pada lereng yang lebih landai dan menurun seiring dengan kemiringan yang curam. Selain itu, (FK) lebih tinggi pada musim kemarau dibandingkan musim hujan. Kondisi tanah akan menjadi kadar air akan menjadi lebih jenuh saat musim hujan.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
