
Narkotika sangat membuat ketagihan bagi konsumennya, dan mereka dapat menyebabkan kecanduan parah. Bahkan, tidak ada yang pernah dituduh atas tuduhan narkoba dan melakukan kejahatan. Di wilayah hukum Polres Jayapura, residiat narkoba menjadi isu serius. Para penjahat yang bunuh diri setelah dilahirkan di penjara tidak serbaguna, yang membuat mereka jera, tetapi mereka menjadi semakin cerdas dan berani dalam upaya memerangi narkoba mereka. Setelah waktu berlalu dan telah ditentukan bahwa sanksi pidana bagi pelanggar opioid tidak efektif, ini menjadi masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hukum empiris di mana data dikumpulkan melalui wawancara dan tinjauan literatur. Pendekatan analisis data deduktif logika digunakan dalam penelitian ini. Di mana proses peninjauan data dilakukan, dimulai dengan analisis umum dan diakhiri dengan diskusi terperinci. Di wilayah hukum Polres Jayapura Kota, terdapat tiga alasan kriminogenik residiat narkoba: 1) faktor ekonomi, 2) faktor lingkungan, dan 3) faktor penegakan hukum.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
