
Tindak kekerasan dalam KUHP salah satunya adalah tindak kekerasan dijalanan, yang tentunya dapat mengganggu ketertiban umum serta menimbulkan keresahan masyarakat. Pendeteksian kejahatan yang sering terjadi secara bersamaan disebut Association Rule. Algoritma yang bisa digunakan adalah Algoritma FP-Growth. Algoritma FP-Growth adalah salah satu alternative algoritma yang dapat digunakan untuk menentukan himpunan data yang paling sering muncul dalam pengumpulan data. Data tersebut diambil sebagai studi kasus kejahatan jalanan di Polresta Padang. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pihak kepolisisan berupa persentase yaitu jika tempat kejadian perkara adalah pasar raya padang dan kasus adalah copet maka support ≥ 23% dan confidence ≥ 100 %, sehingga dari persentase tersebut menghasilkan 9 rule. Dari hasil tersebut diperoleh rule tertinggi yaitu jika tempat kejadian perkara adalah pasar raya padang dan kasus adalah copet maka support ≥ 23% dan confidence ≥ 100 %. Sehingga dapat digunakan oleh pihak reskrim untuk mengetahui kehatan di jalanan apa yang sering terjadi sehingga persoalan tingkat kejahatan dijalan dapat diminimalisasi.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
