
Plastik merupakan bahan pengemas yang sangat sering digunakan karena sifatnya yang ringan, mudah dibentuk, serta murah harganya. Namun, tingginya penggunaan plastik menjadi permasalahan baru terutama terhaddap lingkungan karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terdegradasi dan tidak ramah lingkungan. Permasalahan tersebut menjadi penyebab berkembangnya penelitian maupun produksi plastik yang dapat terdegrasasi secara alami atau plastik biodegradable. Penelitian tentang plastik biodegradable banyak banyak menggunakan polimer alami seperti pati dan selulosa sebagai bahan utama pembuatan plastik biodegradable karena ketersediannya yang melimpah. Pati lebih banyak digunakan sebagai matriks plastik biodegradable karena sifatnya yang mudah dibentuk dan elastis. Namun pati memiliki kelemahan dalam sifat fisik dan mekaniknya sehingga memerlukan bahan tambahan lain, modifikasi pati, dan teknologi produksi untuk memperkuat sifat fisik dan mekanik plastik biodegradable. Komposit plastik biodegradable cenderung memiliki sifat fisik dan mekanik yang lebih baik dibandingkan plastik biodegradable yang hanya terdiri dari satu bahan saja.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
