
Tujuan penelitian ini untuk menguji kepemilikan asing dan kepemilikan lokal apakah dapat meningkatkan harga saham perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indoensia (BEI) tahun 2021 s.d 2022 yang telah memenuhi kriteria berjumlah 1.167 perusahaan. Sampel akhir berjumlah 298 perusahaan yang diambil dengan teknik Slovin dan dengan teknik random acak sederhana. Data yang pakai adalah data sekunder berupa publikasi PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berupa data kepemilikan asing, kepemilikan lokal dan harga saham penutupan. Kepemilikan asing diproksikan dengan indikator kepemilikan asing yang dimiliki oleh corporate dan individu. Kepemilikan lokal juga diproksikan dengan indikator kepemilikan lokal yang dimiliki oleh corporate dan individu. Data diolah dengan regresi menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kepemilikan asing tidak berpengaruh terhadap harga saham. Kepemilikan lokal berpengaruh menurunkan harga saham perusahaan.Kata Kunci: Harga saham; kepemilikan asing, kepemilikan lokal.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
