
Kebijakan fiskal insentif Pajak Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (GB STLG) untuk kendaraan bermotor ditujukan untuk menyelamatkan industri kendaraan bermotor roda empat di tengah pandemi Covid-19. Insentif yang membebankan belanja pajak sebesar Rp 4,9 triliun pada 2021 ini tentu diharapkan memberikan dampak yang berarti bagi perekonomian Indonesia. Studi ini mengukur dampak ekonomi secara kuantitatif setelah penerapan insentif GB STLG pada tahun 2021. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan Tabel IO Indonesia 2016 (185 produk) dan diketahui bahwa insentif GB STLG memberikan tambahan output ekonomi sebesar Rp12,6 triliun. Baterai dan produk baterai, produk, produk dasar besi dan baja, serta produk dan peralatan mesin listrik adalah yang paling terpengaruh dalam peningkatan output. Sementara itu, produk perhiasan, produk rokok, produk tembakau, produk tembakau olahan, dan sektor jasa dana pensiun paling sedikit terpengaruh dalam hal peningkatan output. Kebijakan ini terbukti efisien karena mendatangkan keuntungan ekonomi sebesar 2,58 kali lipat dari biaya yang dikeluarkan.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
