
Karakteristik kerja merupakan aspek penting dalam pekerjaan yang dapat memberikan dampak pada kesejahteraan karyawan. Karakteristik kerja dibagi menjadi dua, yaitu job demand dan job resources. JD-R model adalah penyempurnaan dari dua job stress model yang telah dikembangkan sebelumnya, yaitu demands-control model (DCM) (Karasek, 1979) dan effort-reward imbalance model (ERI) (Siegrist,1996). Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literature ini diharapkan mampu dijadikan kajian ataupun informasi yang dapat dijadikan sebagai dasar teoritis penelitian selanjutnya dalam job demand dan job resources model. Job resource dan job demand dapat dibedakan dengan perannya masing-masing. Pada job resource contohnya otonomi dapat membantu karyawan untuk mengatur dan menyelesaikan pekerjaan dengan nyaman dan umpan balik dapat membantu karyawan meningkatkan performa kerja. Kemudian dukungan sosial dari kolega dan mentor dari supervisor dapat meningkatkan motivasi dan dukungan emosional di pekerjaan. Di sisi lain, job demand seperti beban kerja, emosi, dan tuntutan fisik, adalah suatu hal yang memang ada di pekerjaan yang dapat di toleransi dengan peran job resource.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
