
Ritual Rokat Bhumih di Bondowoso merupakan tradisi keagamaan yang kaya akan makna dan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis makna yang terkandung dalam ritual ini, serta kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat lokal yang terlibat dalam pelaksanaan Rokat Bhumih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual ini tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat hubungan sosial di antara komunitas serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. Melalui simbol-simbol yang terdapat dalam ritual ini, masyarakat Bondowoso mengekspresikan nilai-nilai keberlanjutan dan harmonisasi dengan alam. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan studi kearifan lokal dan praktik keberlanjutan di Indonesia.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
