
Penelitian ini meneliti perbandingan harga daging ayam dan daging sapi di Indonesia dalam rentang waktu 2017 hingga 2021. Data yang diperoleh dari repositori GitHub dianalisis menggunakan metode Least Trimmed Squares (LTS) untuk mengatasi pengaruh outlier dan memastikan hasil yang lebih robust. Analisis menunjukkan bahwa harga daging sapi secara konsisten lebih tinggi daripada harga daging ayam. Selain itu, harga daging sapi juga menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi dengan fluktuasi yang lebih rendah dibandingkan dengan harga daging ayam yang cenderung lebih bergejolak. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Python, yang mempermudah pemrosesan data dan penerapan metode LTS. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi berbagai pemangku kepentingan dalam rantai pasokan daging, seperti produsen, distributor, dan konsumen, dalam hal perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Berdasarkan hasil pengujian nilai MAE untuk rediksi untuk daging sapi yaitu 1120.99 lebih akurat dibandingkan dengan prediksi untuk daging ayam dengan nilai MAE 2216.88.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
