
Varietas padi sawah sangat banyak namun setiap varietas mempunyai karakter agronomi dan fisiologi yang berbeda. Tidak semua varietas sesuai untuk dibudidayakan secara organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari varietas yang memang sesuai untuk budidaya secara organik.Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dengan tanah Inceptisol. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 15x2 dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas dua faktor. Faktor I adalah cara budidaya yaitu budidaya organik dan budidaya konvensional dan faktor II adalah macam varietas terdiri 15 varietas yaitu Mentikwangi, Mentiksusu, Pandanwangi, Rojolele, Cianjur, Pelita Remaja, IR64, Situbagendit, Cisedane, Ciherang, Inpari, Gilirang, Cimelati dan Fatmawati. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SAS 9.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Varietas Mentikwangi, Pelita I-1 dan Fatmawati menghasilkan berat gabah yang meningkat bilamana dibudidayakan secara organik.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
