
Penelitian ini bertujuan untuk menggali budaya Kasiturusan sebagai Etika Solidaritas Sosio-Teologis dalam kehidupan masyarakat Toraja. Budaya kasiturusan dalam masyarakat Toraja sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Toraja. Namun dalam kehidupan modern saat ini, budaya Kasiturusan sudah mulai terkikis dan pudar. Penelitian ini menggunakan metode dekonstruksi, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta buku dan artikel pendukung. Hasil yang diperoleh bahwa budaya Kasiturusan merupakan budaya yang mempersatukan dan mempererat solidaritas masyarakat Toraja melalui unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Budaya ini merupakan media yang membawa masyarakat Toraja ke dalam aliansi yang kuat. Kasih Kristus Yesus yang diberikan kepada umat-Nya membuat rasa solidaritas terjalin dengan baik dalam landasan yang kuat dan kokoh.
Etis, BR1-1725, Toraja, BL1-50, Religion (General), Solidaritas, Kasiturusan, Christianity
Etis, BR1-1725, Toraja, BL1-50, Religion (General), Solidaritas, Kasiturusan, Christianity
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
