
doi: 10.35583/js.v8i2.119
Bata ringan seluler adalah bata ringan berpori dimana pembentukan pori dilakukan secara mekanika melalui penambahan senyawa pembusa (foaming agent). Jumlah pori yang banyak dan juga besar pada bata ringan seluler membatasi kekuatan dari bata ringan tersebut. Silica fume adalah bahan pengganti semen yang mampu meningkatkan nilai kuat tekan beton karena meningkatkan daya ikat antar agregat. Penelitian ini bertujuan mengkaji komposisi optimal campuran bata ringan seluler dengan silica fume berdasarkan nilai kuat tekan. Pengujian pada bata ringan meliputi uji kuat tekan pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari. Perencanaan komposisi campuran bata ringan mengacu pada Modul Kementerian Pekerjaan Umum untuk teknologi timbunan material ringan mortar-busa untuk kontruksi jalan. Terdapat 5 variasi komposisi bata ringan berdasarkan perbedaan persentase silica fume terhadap jumlah semen yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan terbesar pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari adalah kuat tekan komposisi ke 3 dengan komposisi silica fume sebanyak 1% dari berat semen. Kuat tekan variasi ke 3 pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari adalah 0,35 MPa, 0,57 MPa, 0,77 MPa, 0,83 Mpa dan 0,87 MPa. Penelitian ini penting dilakukan sebagai masukan kepada produsen bata ringan agar dapat mengetahui pengaruh silica fume terhadap kenaikan kuat tekan bata ringan serta komposisi optimal dari silica fume pada bata ringan konvensional.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
