
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis konsep muhkam dan mutasyabih serta nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam kedua term tersebut. Istilah muhkam dan mutasyabih jarang difahami oleh guru selaku tenaga pengajar dalam prosesm pembelajaran. Kedua term ini hanya difahami oleh mereka yang khusus mengkaji dan menganaslis Al-Qur’an secara mendalam. Karena pada dasarnya Al-Qur’an adalah rujukan utama dalam pendidikan Islam, maka seyogyanya guru harus mengerti bagaimana konsep muhkam dan mutasyabih serta memahami nilai-nilai yang bisa dipetik dari adanya pengklasifikasian ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan kedua term tersebut. Penelitan yang dilakukan dalam tulisan ini adalah pendekatan kepustakaan. Hasil dari analisis ini mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pendapat para ulama dalam menganalsis ayat-ayat suci Al-Qur’an, terutama pada ayat-ayat yang masuk dalam kategori mutasyabihat. Dari perbedaan pendapat tersebut nilai-nilai pendidikan yang dapat dipetik dari adanya muhkam dan mutasyabih adalah nilai toleransi, nilai mujahadah, nilai tauhid, dan nilai pendidikan kontekstual.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
