
Produsen telur asin LABA di Godean Sleman menghadapi berbagai kendala yang menghambat perkembangan usahanya. Permasalahan utama terletak pada proses produksi yang masih tradisional dengan kapasitas terbatas hanya 500-1.000 butir per bulan, mengandalkan metode manual yang bergantung pada cuaca dan menghasilkan kualitas yang kurang konsisten. Dari sisi pemasaran, wilayah penjualan masih terbatas pada pasar lokal tanpa menjangkau pasar modern atau memanfaatkan platform digital, sementara kemasan produk yang sederhana dan kurang menarik membuat daya saingnya lemah. Mitra juga mengalami kesulitan dalam manajemen usaha seperti pencatatan keuangan yang belum rapi dan pembagian tugas yang tidak jelas, serta terkendala akses permodalan untuk pengembangan teknologi produksi. Berdasarkan data Dinas Koperasi & UMKM Sleman kondisi ini menyebabkan penjualan stagnan dan ketergantungan pada pasar lokal yang rentan fluktuasi. Namun, potensi pengembangan tetap besar dengan menerapkan solusi terpadu meliputi modernisasi produksi menggunakan teknologi sederhana, penguatan pemasaran digital, perbaikan kemasan dan branding, serta peningkatan manajemen usaha melalui pendampingan dan akses permodalan yang lebih baik. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan maka mitra sudah menerapkan penggunaaan mesin oven untuk proses pengeringan serta proses pemasakan, pencucian telur dilakukan dengan cepat yaitu 1 menit untuk 50 butir telur sehingga meningkatkan produktivitas. Pengepakan juga semakin cepat dengan adanya vacuum sealer dan lebih tahan lama karena kedap udara. Dengan adanya aplikasi digital maka semua data terkait produksi maupun keuangan secara real time bisa di pantau. Dengan adanya pemasaran secara online diharapkan meningkat 100 persen dari sebelumnya. Kata kunci: Teknologi Tepat Guna, Telur Asin LABA.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
