
Latar Belakang: Sebagian daerah pedalaman sering kali menghadapi tantangan tersendiri dalam hal akses dan kualitas pelayanan kefarmasian, peran apoteker maupun tenaga kefarmasian di Puskesmas masih menjadi pertanyaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana penerapan pelayanan kefarmasian di Puskesmas di tempat asal peneliti yaitu Puskesmas di Kecamatan Parenggean.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengobservasi secara mendalam mengenai penerapan standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Parenggean I dan Puskesmas Parenggean II berdasarkan Permenkes RI nomor 74 tahun 2016 dan Permenkes RI nomor 26 tahun 2020Metode: Metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara mendalam yang dilakukan secara langsung kepada Apoteker dengan penyerahan lembar observasi yang berisi pertanyaan untuk mendapatkan informasi mengenai Pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis habis Pakai, Pelayanan Farmasi Klinik, Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana.Hasil: Terdapat dua Puskesmas yang berada di Kecamatan Parenggean. Semua puskesmas telah menerapkan Pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai sesuai dengan Permenkes nomor 74 tahun 2016, namun dalam aspek Pelayanan Farmasi Kinik belum sepenuhnya dilakukan seperti visite pasien karena di dua Puskesmas tersebut tidak memiliki ruang rawat inap.Simpulan: Pelayanan kefarmasian di Puskesmas Parenggean I mencapai 96% dan Puskesmas Parenggean II mencapai 100% sesuai dengan Permenkes nomor 74 tahun 2016 dan Permenkes nomor 26 tahun 2020. Nilai tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan kedua Puskesmas telah sesuai standar dengan kategori baik dalam melakukan pelayanan kefarmasian di wilayah kerjanya
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
