
Produksi beton mutu tinggi sudah sangat diperlukan, mengingat keterbatasan lahan dan kebutuhan konstruksi hunian yang terbatas. Kualitas beton mutu tinggi ditentukan oleh kualitas agregat, jenis semen, komposisi campuran dan sangat penting faktor air semen (fas). Sedangkan untuk semen, mutu kehalusan semen kecepatan hydrasi dan jumlah air yang diperlukan sangat menentukan.. Jenis semen yang dipakai sesuai tujuan produksi beton itu sendiri. Penggunaan semen komposit dengan berbagai jenis aditif ditinjau dari workability dan kinerja kekuatan tekannya adalah tujuan penelitian ini. Belum banyak menggunakan semen komposit ini terutama pada beton mutu tinggi (K-600) dilapangan. Tahapan penelitian pembelian material batuan dan semen PCC, pengujian mutu agregat kasar analisa ayak, berat jenis dan kadar air agregat. merancang bahan campuran beton dengan tambahan tiga jenis aditif kimia. Selanjutnya perawatan 7,14 dan 28 hari dan di uji tekan. Hasil penelitian disimpulkan pengaruh aditif adukan lebih plastis, nilai slump tanpa aditif 0 -10 mm, dan dengan aditif nilai naik 30 – 50 mm, adukan lebih mudah dikerjakan, baik pengadukan ,pengecoran dan pemadatan. Besarnya nilai kuat tekan 28 hari dari ketiga aditif, Kuat tekan untuk Glenium 351 (72.83 Mpa) > 12.9% dari nilai kuat tekan Sika Viscocrete 3115d (64.5 MPa) dan 18.9% > dari Sika Viscorete 10 ( 61.23 MPa) untuk benda uji kubus, sedangkan untuk silinder nilainya lebih rendah, namun untuk konversi benda uji masih memenuhi target mutu.Kata-kata kunci: PCC, beton mutu tinggi, aditif, plastisitas
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
