
Sebagai organisasi yang tidak berorientasi pada profit, organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdaltul Ulama (IPPNU) Kota Yogyakarta tidak jarang dihadapkan pada permasalahan finansial. Hal tersebut dikarenakan organisasi IPPNU belum memiliki sumber pendanaan yang rutin dan tetap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan: 1) Memetakan asset organisasi, dan 2) Merumuskan dan membuat program ekonomi sebagi sumber pendanaan organisasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). ABCD merupakan pendekatan yang berfokus terhadap pemetaan 5 aset (Sumber Daya Manusia, Sosial, Fisik Keuangan, Sumber Daya Alam, dan Budaya) yang dimiliki oleh organisasi dengan 4 tahapan implementasi (discovery, dream, design, destiny). Hasil dari pengabdian ini adalah 1) Organisasi memiliki peta aset yang jelas, dan 2) terwujudnya 3 program ekonomi organisasi berupa lembaga bimbingan belajar, edu event organizer, dan group Hadroh.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
