
Bundaran tiga lengan di kawasan padat penduduk dan lalu lintas ini berfungsi sebagai penghubung jalan provinsi yang sering mengalami kemacetan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja bundaran pada kondisi eksisting dan proyeksi 10 tahun mendatang. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif melalui survei lapangan selama tiga minggu pada hari Minggu dan Senin pukul 07.00–17.00 WIB. Analisis mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk menentukan kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrean. Hasil menunjukkan bahwa saat ini tingkat pelayanan berada pada kategori B dengan tundaan rata-rata 8 detik/smp dan peluang antrean 39–78%. Dalam proyeksi 10 tahun mendatang, terjadi penurunan tingkat pelayanan menjadi kategori C dengan tundaan rata-rata 10 detik/smp dan peluang antrean meningkat hingga 97%. Hasil ini menunjukkan bahwa bundaran akan mengalami penurunan kinerja di masa depan, sehingga perlu dipertimbangkan modifikasi geometrik atau pengelolaan lalu lintas yang lebih baik untuk mempertahankan kelancaran arus kendaraan.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
