
Padi Kuriak Kusuik sebagai komoditas unggul spesifik lokal, semakin berkurang produksi akibat rendahnya produktivitas dan berkurangnya lahan. Keberlanjutan usahatani padi Kuruik Kusuik perlu diupayakan. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuan menentukan tingkat keberlanjutan usahatani padi Kuriak Kusuik di Nagari Koto Tangah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive sampling (sengaja), berdasarkan pemikiran bahwa daerah tersebut memiliki karakter yang erat hubungannya dengan masalah yang diteliti, sehingga cukup relevan dengan tujuan penelitian ini. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer merupakan data utama yang diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan (observasi) dan hasil wawancara mendalam (in depth interview) dengan petani, kelompok tani dan. Informan dipilih menggunakan purposive sampling dan identifikasi stakeholders dilakukan dengan metode snowball sampling. Hasil penetian menemukan bahwa 1) Indeks keberlanjutan usahatani padi Kuriak Kusuik untuk aspek biofisik dikategorikan kurang berlanjut dengan nilai 47,12 persen, aspek sosial dan aspek ekonomi cukup berlanjut dengan nilai masing-masing 69,79 persen dan 70,47 persen; 2) Pencapaian indeks keberlanjutan usahatani padi Kuriak Kusuik termasuk pada kategori cukup berlanjut dengan nilai 55,51 persen.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
