
Eksistensi dosa di dalam dunia ciptaan bukan merupakan kehendak Allah sebab Allah kudus dalam seluruh eksistensi-Nya. Hukuman atas dosa adalah kematian, namun karena kasih Allah yang ajaib ada sebagian orang yang dipilih Allah untuk diselamatkan. Pengampunan dosa bagi orang pilihan berkonsekuensi ada darah yang kudus yang harus dicurahkan, ada kematian yang suci yang harus mengganti kematian orang pilihan supaya mereka yang seharusnya mati dapat hidup selama-lamanya di hadapan Tuhan Allah. Darah binatang tidak berkualifikasi menjadi media penghapus dosa tetapi hanya menjadi simbol. Darah sesungguhNya yang berkualifikasi dan berkuasa menghapus dosa manusia hanya darah Yesus Kristus. Tanpa penumpahan darah Kristus tidak ada pengampunan dosa dan tidak mungkin ada keselamatan. Darah Kristus adalah darah yang suci dan yang diperkenan Allah menjadi pembersih, pentahir, dan penebus dosa umat pilihan Allah. Yesus Kristus adalah Allah yang inkarnasi menjadi manusia dan hanya melalui Dia, manusia yang berdosa dapat kembali kepada Allah karena Dia adalah satu-satunya jalan keselamatan. Yesus Kristus datang dari Allah Bapa, masuk ke dalam dunia, keluar dari dunia dan kembali kepada Allah Bapa untuk menyediakan tempat bagi manusia yang percaya kepada-Nya. Kekuasaan demikian mungkin karena Yesus Kristus adalah Pribadi kedua Allah Tritunggal. Hanya melalui Yesus Kristus manusia dapat dibenarkan di hadapan Allah. Manusia dibenarkan bukan karena jasa melakukan hukum Taurat tetapi semata-mata kasih karunia. Tiada jasa manusia tetapi hanya jasa Kristus saja. Inilah rasionalitas keselamatan yaitu keselamatan datang dari Allah, dikerjakan oleh Yesus Kristus dan digenapkan oleh Roh Kudus. Manusia yang telah diselamatkan akan meninggalkan dosa dan datang pada Kristus, ia akan mengalami transformasi akal budi sehingga berfokus pada Kristus dan akan bergiat mewartakan Injil Kristus. Buah-buah keselamatan membuktikan bahwa keselamatan dalam Kristus adalah rasional sebab hanya Allah yang sanggup mengkreasi ulang manusia menjadi ciptaan yang baru. Manusia yang diselamatkan akan mengalami kelahiran baru karena telah dikuduskan oleh darah Kristus, Firman Kristus dan Roh Kudus. Buah-buah keselamatan menunjukkan pula bahwa keselamatan adalah kasih karunia Allah di dalam Kristus. Keselamatan yang telah kita terima dari Yesus Kristus adalah anugerah yang besar, namun memiliki konsekuensi-konsekuensi yang harus kita hadapi dengan iman dalam doa dan ucapan syukur. Mati bagi dosa, hidup bagi Allah dan menderita bagi Kristus membutuhkan kekuatan dan pimpinan kuasa Roh Kudus. Roh akan menguduskan kita sebagai anak-anak Allah sehingga kita menerima hak waris yaitu hidup yang kekal bersama Kristus. Kekuatan dan pimpinan kuasa Roh Kudus membuktikan bahwa keselamatan semata-mata kasih karunia Allah. Keselamatan dalam Kristus bersifat supra rasional sehingga tak mungkin dijangkau oleh rasio manusia yang terbatas dan terpolusi dosa. Hanya melalui iman yang berfokus kepada Kristus kita akan menikmati keselamatan itu dan mengenal Allah yang benar karena Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan itu. Kristus adalah jaminan keselamatan karena di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya manusia diselamatkan selain Yesus Kristus. Dengan demikian bagi umat Kristiani, keselamatan dalam Kristus adalah rasional melalui iman.
Religion, Arts and Humanities, Christianity
Religion, Arts and Humanities, Christianity
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
